Teror Suporter Meksiko, 100 Polisi Bersenjata Kawal Timnas Inggris

95bc590381a034870eb0723d52f7883b.jpg

Mexico City – Skuad Timnas Inggris kini berada dalam tekanan tinggi jelang laga krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, Senin (06/07/2026).

Kondisi psikologis Harry Kane dan kawan-kawan terus diuji setelah ratusan suporter Meksiko mendatangi hotel tempat mereka menginap.

Para pendukung tuan rumah tersebut melakukan aksi provokasi dengan meneriakkan yel-yel secara lantang tepat di depan penginapan tim tamu.

Tindakan ini memaksa pihak keamanan bertindak cepat demi menjamin keselamatan para pemain.

Sebanyak lebih dari 100 personel kepolisian bersenjata lengkap dengan rompi antipeluru dikerahkan untuk menjaga ketat area hotel.

Langkah ini diambil sebagai respons atas situasi yang kian tidak kondusif akibat kerumunan massa yang terus bertambah.

Awalnya, pihak manajemen Timnas Inggris berusaha merahasiakan lokasi penginapan mereka guna menghindari gangguan.

Namun, upaya tersebut gagal karena suporter Meksiko berhasil melacak keberadaan skuad asuhan pelatih Inggris tersebut.

Gangguan serupa sebelumnya pernah dialami oleh Timnas Ekuador saat mereka menghadapi Meksiko di babak 32 besar.

Saat itu, suporter tuan rumah menggunakan pengeras suara, klakson, hingga sepeda motor untuk mengganggu waktu istirahat pemain Ekuador.

Taktik tersebut terbukti efektif karena Meksiko berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.

Situasi di sekitar hotel Inggris saat ini terpantau sangat ketat dengan akses yang telah ditutup menggunakan pagar barikade.

Barisan petugas dari Guardia Nacional tampak berjaga di setiap sudut untuk memastikan tidak ada massa yang menerobos masuk ke area steril.

Peningkatan pengamanan ini juga didasari oleh insiden tragis yang menewaskan empat orang saat perayaan kemenangan Meksiko atas Ekuador beberapa hari lalu.

Selain tekanan dari suporter, persiapan Inggris sempat terganggu oleh perdebatan alot mengenai jadwal pertandingan.

FIFA sempat mempertimbangkan untuk memajukan waktu sepak mula (kick-off) karena adanya prakiraan cuaca buruk di Mexico City.

Namun, setelah berdiskusi selama lima jam, kedua tim sepakat untuk tetap bermain sesuai jadwal semula.

Baik Inggris maupun Meksiko menolak usulan perubahan jadwal yang diajukan kurang dari 48 jam sebelum pertandingan dimulai.

Di luar urusan non-teknis, pemain Inggris harus menghadapi tantangan fisik yang berat di Stadion Azteca.

Stadion legendaris ini terletak di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut.

Kadar oksigen yang lebih tipis di udara menjadi ancaman nyata bagi stamina para pemain selama 90 menit pertandingan.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa bermain di Azteca merupakan misi yang sangat sulit bagi tim tamu.

Tuan rumah Meksiko memiliki rekor impresif dengan hanya menelan dua kekalahan dari 89 pertandingan yang dimainkan di stadion tersebut.

Inggris sendiri melangkah ke babak 16 besar setelah tampil apik sebagai juara Grup L dengan mengoleksi 7 poin.

Pada babak 32 besar, mereka menunjukkan mental juara dengan melakukan comeback saat menumbangkan Republik Demokratik Kongo.

Kini, fokus utama tim adalah menjaga ketenangan di tengah teror suporter dan beradaptasi dengan kondisi geografis Mexico City.

Pertandingan ini dipastikan akan berjalan sengit mengingat sistem gugur yang diterapkan dalam turnamen ini.

Tim yang menelan kekalahan akan langsung tersingkir dari Piala Dunia 2026, sementara pemenang berhak melaju ke babak perempat final.

Rekomendasi