Airlangga Targetkan Ratifikasi IEU-CEPA Rampung Semester II 2024

BRUSSEL – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Komisioner Perdagangan Uni Eropa, Maroš Šefovi, di sela-sela acara Brussels Economic Security Forum di Belgia, Jumat (5/6/2026). Pertemuan ini fokus membahas percepatan ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA).

Kedua pihak menargetkan proses ratifikasi perjanjian tersebut dapat rampung pada semester II 2026. Dengan selesainya tahap ini, implementasi kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa diharapkan sudah bisa dimulai pada awal 2027.

Airlangga menekankan bahwa IEU CEPA merupakan instrumen krusial dalam memperkuat hubungan ekonomi antar kedua kawasan. Penyelesaian ratifikasi yang tepat waktu dinilai penting agar para pelaku usaha dapat segera menikmati manfaat ekonomi dari perjanjian tersebut.

Salah satu poin utama dalam IEU CEPA adalah penghapusan tarif pada sekitar 98 persen pos tarif. Kebijakan ini diproyeksikan akan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia ke Eropa melalui fasilitas tarif nol persen untuk sebagian besar komoditas ekspor nasional.

Selain membahas IEU CEPA, pertemuan tersebut juga menyentuh topik kerja sama strategis lainnya, termasuk program Global Gateway milik Uni Eropa. Program ini diarahkan untuk mendukung proyek investasi dan pengembangan sektor mineral kritis di Indonesia.

Pembahasan ini sejalan dengan upaya Indonesia dalam mengakselerasi hilirisasi sumber daya alam. Di sisi lain, Uni Eropa membutuhkan pasokan mineral strategis untuk mendukung transisi energi serta pengembangan industri teknologi hijau.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menjajaki peluang investasi strategis lainnya. Diskusi ini sekaligus menjadi persiapan menjelang kunjungan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, beserta Maroš Šefovi ke Jakarta mendatang.

Rekomendasi