Harga Saham MPMX Turun Jelang Cum Date Dividen Rp17.000

Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) memasuki periode cum dividen pada hari ini, Senin (8/6/2026). Investor yang ingin mendapatkan hak dividen wajib memiliki saham anak usaha Saratoga Investama Sedaya tersebut paling lambat pada penutupan perdagangan hari ini.

Manajemen MPMX sebelumnya telah memutuskan pembagian dividen tunai dengan total nilai mencapai Rp 451,89 miliar. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 26 Mei 2026.

Pemegang saham perusahaan di sektor distribusi dan penjualan motor Honda ini akan menerima dividen sebesar Rp 170 per saham atau Rp 17.000 per lot. Total nilai tersebut setara dengan 97,83% dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp 461,89 miliar.

Menariknya, harga saham MPMX justru mengalami koreksi menjelang periode cum dividen. Pada perdagangan Jumat (6/6/2026), saham MPMX ditutup di harga Rp 1.090, turun 2,24% secara harian. Dengan harga tersebut, dividend yield MPMX mencapai 15,6%, angka yang jauh melampaui bunga deposito perbankan yang berada di kisaran 2%.

Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati, menyatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham di tengah tantangan industri otomotif. Sepanjang 2025, MPMX membukukan pendapatan sebesar Rp 16,15 triliun dengan laba bersih Rp 461,89 miliar.

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen tunai MPMX:

Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 8 Juni 2026
Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 9 Juni 2026
Cum dividen pasar tunai: 10 Juni 2026
Ex dividen pasar tunai: 11 Juni 2026
Recording date: 10 Juni 2026
– Pembayaran dividen: 25 Juni 2026

Di tengah volatilitas pasar, analis menyarankan investor untuk tetap mencermati fundamental perusahaan, prospek industri, dan keberlanjutan kinerja emiten di masa mendatang, meskipun emiten dengan dividend yield tinggi tetap menjadi daya tarik utama bagi pelaku pasar yang memburu pendapatan pasif.

Rekomendasi