IHSG Tertekan Tren Bearish, Investor Diminta Lebih Selektif Memilih Saham

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berada dalam fase bearish yang kuat pada pekan ini. Tren penurunan terus berlanjut tanpa adanya indikasi pembalikan arah atau reversal yang meyakinkan di pasar.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah, menyarankan investor untuk mengutamakan perlindungan modal di tengah kondisi pasar saat ini. Investor diminta mengurangi eksposur pada saham berkapitalisasi kecil dan menengah dengan likuiditas rendah.

Selain itu, investor diimbau tidak terburu-buru melakukan averaging down sebelum terdapat konfirmasi stabilisasi nilai tukar rupiah dan sinyal pembentukan dasar harga saham yang jelas.

Hari menyebutkan, IHSG berada dalam tekanan berat memasuki pekan 8–12 Juni 2026. Hal ini dipicu oleh inflasi Mei yang melampaui ekspektasi di angka 3,08% secara tahunan (yoy), nilai tukar rupiah yang telah menembus Rp18.000, serta total net foreign sell year to date yang mencapai Rp60,8 triliun. Kondisi ini mencerminkan erosi kepercayaan investor yang bersifat sistemik.

Bagi investor jangka menengah, Hari menyarankan selektif mencermati saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama pada sektor perbankan dan consumer staples yang valuasinya sudah berada di level menarik secara historis. Akumulasi disarankan dilakukan secara bertahap sambil menunggu kejelasan kebijakan moneter Bank Indonesia.

Pasar juga perlu mencermati rilis data ekonomi domestik, yakni data cadangan devisa Mei 2026, indeks keyakinan konsumen (consumer confidence) pada Rabu (10/6), dan penjualan ritel (retail sales) pada Kamis (11/6). Data cadangan devisa yang melemah berpotensi memperparah kekhawatiran pasar terhadap kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah.

Terkait strategi trading untuk pekan ini, IPOT memberikan rekomendasi saham pilihan sebagai berikut:

1. PT Timah Tbk (TINS)
Rekomendasi: Buy
Entry: Rp 3.150
Target harga: Rp 3.340
Stop loss: Rp 3.050
Analisa: TINS bertahan di atas level support 2.900 dan EMA5 sehingga layak ditradingkan.

2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
Rekomendasi: Buy
Entry: Rp 675
Target harga: Rp 715
Stop loss: Rp 655
Analisa: CUAN berpotensi reversal di level EMA5 dan membentuk pola uptrend.

3. PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR)
Rekomendasi: Buy
Entry: Rp 560
Target harga: Rp 600
Stop loss: Rp 540
Analisa: KETR menunjukkan pola uptrend dengan pergerakan volatil di antara EMA5 hingga EMA50.

Rekomendasi