

Bandung – Manajemen Persib Bandung akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait keputusan mengejutkan melepas striker tajam asal Prancis, Andrew Jung, pada bursa transfer musim 2026/27.
Langkah ini sempat memicu tanda tanya besar di kalangan pendukung setia klub, Bobotoh, mengingat performa impresif pemain berusia 28 tahun tersebut sepanjang musim lalu.
Keputusan melepas Jung dilakukan meskipun durasi kontrak sang pemain sejatinya masih tersisa hingga Mei 2027 mendatang.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa terdapat tawaran transfer dengan nilai fantastis yang datang untuk memboyong sang penyerang.
Menurut pihak manajemen, tawaran tersebut sangat sulit untuk diabaikan dalam ekosistem sepak bola profesional saat ini.
“Klub yang menginginkan Andrew Jung mengajukan penawaran dengan nilai transfer yang sangat tinggi,” ujar Adhitia, Selasa (7/7).
Ia menambahkan bahwa dinamika seperti ini merupakan hal yang wajar ketika seorang pemain mampu menunjukkan konsistensi di lapangan hijau.
Performa apik Jung selama berseragam Maung Bandung secara otomatis membuat nilai pasarnya meningkat drastis di mata klub-klub peminat.
Adhitia menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara gegabah oleh pihak manajemen klub.
Seluruh aspek, termasuk dampaknya terhadap keseimbangan tim, telah melalui proses diskusi mendalam bersama jajaran pelatih.
“Keputusan ini tidak hanya didasarkan pada aspek finansial,” tegas Adhitia.
Ia menjelaskan bahwa manajemen dan tim pelatih yang dipimpin Igor Tolic telah melakukan evaluasi menyeluruh sebelum melepas Jung.
Tujuan utama dari keputusan ini adalah untuk memastikan arah pembangunan skuad tetap sejalan dengan target jangka panjang Persib Bandung.
Kepergian Jung memang meninggalkan celah yang cukup signifikan di lini depan Persib musim mendatang.
Sepanjang musim 2025/26, pemain bernomor punggung 9 tersebut telah membuktikan kapasitasnya sebagai mesin gol utama tim.
Tercatat, ia tampil dalam 33 pertandingan di berbagai ajang kompetisi dengan torehan 16 gol serta dua assist.
Kontribusi signifikan tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan Persib dalam meraih gelar juara BRI Super League 2025/26.
Mengingat perannya yang vital, manajemen Persib pun tidak membuang waktu untuk mencari pengganti yang sepadan.
Sebagai langkah antisipasi, klub telah memperkenalkan striker asal Montenegro, Balsa Sekulic, sebagai pengganti.
Sekulic diproyeksikan untuk menjadi ujung tombak baru dalam menghadapi ketatnya kompetisi domestik maupun agenda di level Asia musim 2026/27.
Langkah strategis ini diharapkan dapat menjaga daya gedor Persib tetap tajam meski harus kehilangan sosok striker yang telah menjadi idola baru bagi para pendukungnya.
Manajemen berkomitmen untuk terus menjaga daya saing tim di tingkat nasional maupun internasional melalui kebijakan transfer yang terukur dan profesional.