WhatsApp Username Rawan, Samsung Fold8 Siap Guncang Pasar

top 3 tekno: whatsapp username rawan penipuan tuai perhatian

Jakarta – Fitur WhatsApp Username yang diklaim dapat memperkuat privasi dan keamanan pengguna dinilai sejumlah pihak rawan penipuan online dan phishing.

Informasi tersebut menyita perhatian pembaca di kanal Tekno, Rabu (8/7/2026).

Berita lain yang juga populer datang dari Samsung Galaxy Z Fold8 dan Flip8 series yang dipastikan meluncur pada 22 Juli 2026 di London, Inggris.

Simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno berikut ini.

  1. WhatsApp Username Dinilai Rawan Penipuan dan Phishing

Setelah perencanaan bertahun-tahun, WhatsApp akhirnya merilis fitur username. Perilisan ini memunculkan kekhawatiran soal penipuan. Pada awal pekan ini, Meta membuka sistem pemesanan untuk sekitar 3 miliar pengguna untuk mengamankan username unik.

Fitur ini, yang diperkirakan resmi meluncur tahun ini, membuat WhatsApp menjadi aplikasi yang mengutamakan username, bukan nomor telepon seperti sejak diluncurkan pada 2009.

Meski begitu, nomor telepon tetap akan digunakan untuk memakai aplikasi ini, dikutip dari Inc., Rabu (8/7/2026).

Meta, perusahaan induk WhatsApp, menyebut perubahan ini sebagai peningkatan, terutama bagi merek dan tokoh terkenal yang ingin menjaga konsistensi di berbagai platform.

Perusahaan juga menyatakan fitur ini memberikan manfaat keamanan karena pengguna tak perlu lagi membagikan nomor telepon mereka kepada orang lain.

  1. Samsung Galaxy Z Fold8 dan Flip8 Rilis 22 Juli 2026, Intip Inovasi Barunya

Samsung kembali bersiap menghadirkan HP lipat terbarunya di ajang Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026 di London, Inggris.

Lewat video teaser singkat yang baru dirilis, Samsung memberi kode kuat soal kehadiran HP lipat generasi terbaru yang diduga adalah Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8.

Dengan mengusung tagline “A New Shape Unfolds”, Samsung memancing rasa penasaran para pencinta teknologi.

Tagline itu memicu spekulasi kuat dari para pengamat bahwa pelopor ponsel lipat tersebut akan membawa perubahan desain radikal, terutama pada sektor layar lipat yang dirumorkan lebih lebar dan inovatif.

Panggung peluncuran kali ini diprediksi tak hanya menjadi milik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8. Samsung disebut sengaja menyiapkan ekosistem perangkat premium terbaru untuk diperkenalkan bersamaan di hadapan publik.

  1. Video Commerce Naik 5 Kali Lipat, Google Luncurkan Alat Iklan Baru di YouTube

Dalam konferensi daring bersama Sapna Chadha, Vice President Google pada ajang Google Marketing Live Asia Tenggara, Google memberikan kemudahan bagi bisnis melalui kreator YouTube dengan menghubungkan Penelusuran berbasis AI dan YouTube.

Solusi ini memanfaatkan YouTube dalam bentuk video commerce untuk mendorong proses pembayaran produk secara langsung dan lebih lancar.

Disebutkan bahwa pengguna AI Overviews dan AI Mode di Asia Tenggara sekitar 80 persen lebih percaya diri dalam mengambil keputusan berkat bantuan fitur AI ini. Pada Gen Z, 86 persen menyatakan fitur tersebut membantu mereka mengatasi kelelahan dalam membuat keputusan.

“Seiring masyarakat menyadari betapa banyak hal yang dapat dilakukan Google Search untuk mereka, AI mengubah cara mereka menjelajah dan berbelanja, khususnya di Asia Tenggara. Kami memperkuat perubahan ini di Google Search sembari mempercepat kekuatan kreator YouTube untuk bermitra dengan bisnis dan membangun pengalaman belanja yang lebih baik,” kata Sapna dalam sesi media briefing via Gmeet, Selasa (7/7/2026).

Ia menambahkan, tidak ada platform lain yang dapat menghubungkan niat pembeli dan video commerce terpercaya seperti Google. Baik saat merek ingin membangun hubungan mendalam dengan kreator maupun mendorong checkout langsung, ekosistem Google memenuhi setiap tujuan bisnis.

Rekomendasi