

Sachsenring – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil memukau dengan menorehkan catatan waktu tercepat pada sesi practice Moto3 Jerman 2026 yang berlangsung Jumat (10/7/2026).
Pembalap binaan Astra Honda Racing tersebut berhasil mencatatkan waktu impresif 1 menit 25,848 detik di penghujung sesi.
Keberhasilan ini menempatkan Veda di posisi puncak klasemen waktu sesi latihan tersebut.
Sesi yang berlangsung selama 35 menit di Sirkuit Sachsenring ini diwarnai dengan sejumlah insiden yang melibatkan pembalap papan atas.
Pimpinan klasemen sementara, Maximo Quiles, mengalami kecelakaan saat melintasi tikungan ketujuh.
Pembalap dari Aspar Team tersebut kehilangan kendali hingga terperosok ke area gravel.
Quiles sempat terlihat menunjukkan gestur kesakitan akibat insiden yang dialaminya tersebut.
Selain Quiles, tikungan ketujuh juga menjadi saksi jatuhnya dua pembalap lain, yakni Adrian Cruces dan Guido Pini.
Beruntung, seluruh pembalap yang terlibat dalam kecelakaan dinyatakan dalam kondisi baik-baik saja.
Jalannya sesi practice sempat berjalan sulit bagi Veda di awal balapan.
Pada sesi latihan bebas pertama atau FP1, Veda hanya mampu mengunci posisi ke-24 dari 25 pembalap.
Kala itu, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut mencatatkan waktu 1 menit 27,456 detik.
Memasuki sesi practice, Veda sempat tertahan di posisi ke-17 saat durasi menyisakan 29 menit.
Posisi pembalap Indonesia ini bahkan sempat merosot hingga peringkat ke-19 saat sesi tersisa 20 menit.
Sementara itu, pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, sempat mendominasi jalannya sesi dengan catatan waktu 1 menit 26,110 detik.
Namun, situasi berubah drastis ketika sesi menyisakan waktu kurang dari tujuh menit.
Veda mulai melakukan serangan balik dan secara konsisten memperbaiki catatan waktunya.
Dalam waktu singkat, Veda melesat naik hingga menempati posisi ketiga.
Puncaknya, pembalap kebanggaan tanah air ini berhasil mencatatkan waktu terbaik yang tidak terkejar oleh rivalnya hingga sesi berakhir.
Hasil gemilang ini memastikan Veda Ega Pratama lolos ke babak kualifikasi kedua atau Q2.
Ia akan melaju ke tahap tersebut bersama Brian Uriarte dan Hakim Danish yang juga tampil kompetitif.
Sebaliknya, nasib sial menimpa Maximo Quiles yang harus mengakhiri sesi di posisi paling buncit akibat insiden yang dialaminya.
Keberhasilan Veda menjadi bukti nyata peningkatan performa pembalap Indonesia di kancah balap motor kelas dunia.
Aksi yang ditunjukkan Veda sepanjang sesi practice di Sachsenring menjadi modal berharga untuk menghadapi balapan selanjutnya.