Analis Prediksi Harga Emas Antam Terus Menguat Hingga 2026

JAKARTA – Masyarakat masih menghadapi kelangkaan pasokan emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di pasaran. Kondisi ini terjadi di gerai Pegadaian maupun Butik Logam Mulia (LM), dengan stok yang menipis bahkan kerap habis.

Ironisnya, di berbagai marketplace atau e-commerce, emas Antam justru banyak tersedia, baik untuk pembelian langsung maupun melalui sistem pre-order (PO).

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai kelangkaan ini secara tidak langsung merupakan dampak dari minat masyarakat yang kian tinggi untuk mengoleksi emas sebagai aset safe haven.

Masyarakat cenderung memilih membeli emas langsung di gerai resmi karena kehati-hatian terhadap produk palsu yang marak beredar. “Mereka tahu mana yang palsu, mana yang asli. Kalau menggunakan marketplace ini kan orang juga berpikir dua kali. Ada ketakutan bahwa kalau kita beli di marketplace bisa saja tidak 99,99% emas,” ujar Ibrahim pada Jumat (28/11/2025).

Selain itu, faktor internal seperti terhentinya produksi emas PT Freeport Indonesia pasca insiden longsor di tambang bawah tanah Grasberg pada September 2025 turut memperparah kelangkaan. Ibrahim memperkirakan produksi Freeport akan terhenti hingga April 2026, dengan proyeksi produksi tahunan hanya 25 ton, menurun dari sebelumnya 50 ton.

Dengan kondisi pasokan yang menipis dan permintaan membludak, Ibrahim memproyeksikan harga emas berpeluang terus naik. Sentimen eksternal seperti potensi pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), pada pertemuan Desember 2025 juga mendukung penguatan harga emas.

Pada Jumat (28/11/2025), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik Antam tercatat turun Rp 4.000 per gram, menjadi Rp 2.383.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.387.000 per gram.

Meski demikian, Ibrahim memproyeksikan harga emas bisa menyentuh Rp 2,5 juta per gram bahkan melesat hingga Rp 2,7 juta per gram sampai akhir tahun 2025. Jika sentimen internal dan global terus mendukung, harga emas Antam bahkan bisa terbang hingga menyentuh Rp 3,0 juta per satu gramnya pada Kuartal I 2026.

Rekomendasi