ANTM Fokus Garap Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA) serta pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memperkuat tata kelola perdagangan komoditas nasional dan meningkatkan nilai tambah SDA di pasar global.

Corporate Secretary Division Head Aneka Tambang, Wisnu Danandi Haryanto, menegaskan bahwa sebagai perusahaan pelat merah di sektor mineral dan hilirisasi, ANTM berkomitmen mengikuti seluruh arahan kebijakan pemerintah. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih terintegrasi, efisien, dan berdaya saing tinggi.

“ANTM tentunya akan mengikuti ketentuan dan arah kebijakan pemerintah sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Wisnu dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).

Saat ini, ANTM telah memfokuskan strategi bisnisnya pada pemenuhan kebutuhan pasar domestik untuk mendukung agenda hilirisasi nasional. Komitmen tersebut tercermin pada kinerja kuartal I-2026, di mana penjualan domestik perusahaan mencapai Rp28,31 triliun atau setara dengan 97% dari total penjualan bersih.

Meski fokus pada pasar dalam negeri, ANTM tetap mengoptimalkan peluang pasar ekspor secara selektif dan berkelanjutan. Strategi ini dijalankan dengan menjaga keberlanjutan produksi serta memastikan seluruh kegiatan usaha berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kehati-hatian bisnis.

Wisnu menambahkan, penguatan tata kelola ekspor nasional diharapkan menjadi momentum positif bagi industri pertambangan Indonesia. Hal ini diyakini mampu meningkatkan posisi tawar produk hilir nasional di pasar internasional sekaligus mendukung percepatan industrialisasi secara berkelanjutan.

Di tengah dinamika kebijakan dan pasar, ANTM menegaskan bahwa fundamental perusahaan tetap terjaga dengan baik. Perusahaan terus mengedepankan efisiensi operasional dan optimalisasi pasar domestik maupun global untuk memastikan pertumbuhan yang stabil ke depan.

Rekomendasi