Bos Chandra Asri Borong 200 Ribu Saham TPIA

JAKARTA – Direktur Utama PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), Erwin Ciputra, tercatat membeli 200.000 saham TPIA dengan nilai transaksi mencapai Rp1,44 miliar. Aksi pembelian ini dilakukan Erwin untuk investasi dan kepemilikan secara langsung.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Jumat (28/11/2025), Erwin melakukan transaksi pembelian saham biasa tersebut pada 24 November 2025. Ia memborong 200.000 lembar saham TPIA di level harga Rp7.200 per lembar.

Setelah transaksi ini, kepemilikan Erwin Ciputra di TPIA bertambah. Kini, ia menggenggam 140,05 juta saham TPIA atau setara 0,16 persen hak suara, meningkat dari porsi sebelumnya yang tercatat 139,85 juta lembar.

Sebelumnya, Direktur Polymer Sales TPIA, Raymond Budhin, juga melakukan pembelian saham perseroan. Raymond memborong 100.000 lembar saham TPIA pada 10 Oktober 2025 di harga Rp7.750 per saham, dengan nilai transaksi Rp775 juta. Tujuan transaksi ini juga untuk investasi.

Aksi akumulasi saham oleh jajaran direksi ini beriringan dengan agenda korporasi TPIA yang tengah membayarkan dividen interim tahun buku 2025. Pembayaran dividen dijadwalkan pada hari ini, Jumat (28/11/2025).

Manajemen TPIA menetapkan dividen interim sebesar Rp3,84 per saham, atau tepatnya Rp3,8427 per saham, yang berasal dari laba bersih semester I/2025. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Edaran Pengganti Rapat Direksi dan Dewan Komisaris bertanggal 29 Oktober 2025.

General Manager of Legal & Corporate Secretary TPIA, Erri Dewi Riani, menjelaskan dividen interim ini setara dengan US$20 juta atau sekitar Rp322,58 miliar. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi kurs rupiah Rp16.129 per dolar AS sesuai laporan keuangan 30 Juni 2025.

Di lantai bursa, saham TPIA terpantau parkir di level Rp7.375 per lembar pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Jumat (28/11/2025). Banderol ini mencerminkan pelemahan 1,67 persen sepanjang tahun berjalan 2025.

Rekomendasi