

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengirimkan bantuan logistik mendesak bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini disalurkan menyusul laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mencatat 174 korban meninggal dunia dan 12.546 keluarga mengungsi akibat bencana tersebut hingga Jumat, 28 November 2025.
Pengiriman bantuan dilepas secara langsung oleh pimpinan dan sejumlah anggota DPR di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Ahad, 30 November 2025. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pesawat kargo memuat ratusan dus mie instan, pembalut wanita, sarung, dan makanan ringan.
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang mengalami musibah,” ujar Dasco.
Sejumlah pimpinan DPR turut hadir dalam pelepasan bantuan, antara lain Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurizal. Cucun Ahmad Syamsurizal rencananya akan mewakili DPR untuk menyerahkan bantuan logistik ini langsung kepada para korban di Tapanuli, Padang, dan Aceh.
Selain itu, tampak pula anggota DPR lain seperti Ketua Komisi III Habiburokhman, Ketua Badan Legislasi Bob Hasan, anggota Komisi IX Obon Tabroni dan Irma Suryani Chaniago, serta anggota DPR nonaktif Ahmad Sahroni.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut sebelumnya melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Timur, pada Jumat, 28 November 2025, merilis data sementara mengenai dampak bencana.
Menurut Suharyanto, hingga Jumat sore, tercatat 174 orang meninggal dunia dan 12.546 keluarga mengungsi. Sumatera Utara menjadi provinsi dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak dengan 116 orang, diikuti Aceh 35 orang, dan Sumatera Barat 23 orang.
“Data ini masih bersifat sementara dan akan terus kami perbarui,” kata Suharyanto.