Emas Melonjak Pagi Ini, Risiko Geopolitik Jadi Pendorong Utama

JAKARTA – Harga emas global melonjak pada awal perdagangan pekan ini, Senin (5/1/2026), dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Pada pukul 07.45 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2026 di Commodity Exchange tercatat US$ 4.397,70 per ons troi. Angka ini naik 1,57% dibandingkan penutupan akhir pekan lalu yang berada di level US$ 4.329,60 per ons troi.

Kenaikan harga emas ini didorong oleh aksi investor yang mencari asetSafe Haven di tengah kekhawatiran atas risiko geopolitik setelah penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh Amerika Serikat.

Harga emas spot juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai 0,9% pada awal perdagangan dan menembus level US$ 4.370 per ons troi.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa Amerika Serikat berencana untuk mengendalikan Venezuela setelah penggulingan Maduro, menimbulkan ketidakpastian mengenai masa depan pemerintahan Venezuela.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menambahkan bahwa Washington akan menggunakan pengaruhnya dalam sektor minyak untuk mendorong perubahan lebih lanjut di negara tersebut.

“Pasar kini harus mempertimbangkan kembali, tidak hanya risiko Venezuela, tetapi juga ketidakpastian tindakan AS dan jangkauan militernya,” kata Nicky Shiels, kepala penelitian di perusahaan penyulingan logam mulia MKS Pam SA, seperti dikutip Bloomberg.

Pada tahun sebelumnya, harga emas mencatatkan kinerja tahunan terbaik sejak 1979, didukung oleh pembelian besar-besaran oleh bank sentral, pelonggaran kebijakan Federal Reserve, dan melemahnya nilai tukar dolar AS.

Rekomendasi