

Bandung – Gelandang asal Jepang, Gakuto Notsuda, resmi memilih nomor punggung 17 sebagai identitas barunya bersama Persib Bandung untuk mengarungi kompetisi BRI Super League musim 2026/2027.
Keputusan penggunaan nomor punggung tersebut diambil setelah Notsuda mempertimbangkan ketersediaan nomor favoritnya.
Nomor punggung 7 yang selama ini identik dengan karier profesionalnya di lapangan hijau ternyata sudah lebih dulu digunakan oleh gelandang Persib, Beckham Putra.
Meski tidak bisa menggunakan nomor utama, Notsuda mengaku tetap merasa nyaman dengan pilihan angka 17 yang ia gunakan saat ini.
Ia menilai bahwa angka tersebut memiliki kemiripan nilai dengan nomor favoritnya sehingga tidak menjadi kendala besar dalam adaptasinya.
“Saya sebenarnya ingin nomor 7, nomor yang sering saya pakai,” ungkap Notsuda melalui laman resmi klub pada Senin.
“Tapi nomor 17 tak jauh beda dengan 7,” tambahnya menegaskan perasaannya terhadap nomor punggung barunya tersebut.
Kehadiran Notsuda di tim Maung Bandung sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi klub kebanggaan warga Jawa Barat ini.
Ia resmi menjadi pemain keempat asal Jepang yang pernah berseragam Persib Bandung setelah Satoshi Otomo, Kenji Adachihara, dan Shohei Matsunaga.
Sebelum memutuskan bergabung dengan Persib, Notsuda merupakan pemain yang merumput di Liga Thailand bersama klub BG Pathum United.
Proses perekrutan gelandang ini dilakukan secara resmi pada Senin (13/7) dengan durasi kontrak selama satu musim ditambah opsi perpanjangan satu tahun.
Langkah manajemen mendatangkan Notsuda merupakan hasil dari rekomendasi tim pelatih yang ingin memperkuat kedalaman skuad.
Deputy CEO PT Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas yang dimiliki oleh pemain baru tersebut.
Adhitia menjelaskan bahwa profil Notsuda dianggap sangat cocok dengan kebutuhan taktik yang diinginkan oleh tim pelatih musim ini.
“Tim pelatih melihat Gakuto sebagai pemain yang memiliki kualitas, pengalaman, dan fleksibilitas yang dibutuhkan tim,” ujar Adhitia.
Pengalaman internasional yang dimiliki Notsuda diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi performa Persib di kompetisi domestik maupun internasional.
Selain fokus pada aspek teknis, Notsuda juga mulai beradaptasi dengan lingkungan baru di Kota Bandung sejak kedatangannya.
Dalam kesan pertamanya, ia menyoroti perbedaan kondisi cuaca yang cukup kontras antara tempat tinggal barunya dengan negara asalnya, Jepang.
Ia merasa terkejut dengan suhu udara di Bandung yang dirasa cukup sejuk bagi dirinya.
“Bandung dingin,” ucap Notsuda saat memberikan tanggapan mengenai atmosfer kota.
“Bahkan lebih dingin daripada Jepang saat ini,” tutupnya memberikan perbandingan kondisi cuaca di lokasi barunya tersebut.