

JAKARTA – Tim kuasa hukum selebgram Inara Rusli secara tegas membantah berbagai isu viral yang beredar di media sosial, termasuk tudingan mengenai gelang pasangan dan video seorang wanita bercadar. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan spekulasi publik di tengah polemik dugaan perzinaan yang menyeret nama Inara.
Andi Taslim, salah satu kuasa hukum Inara, menyatakan bahwa klarifikasi ini penting guna mencegah berita simpang siur. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di kawasan Pluit, Jakarta, pada Jumat (28/11/2025).
Salah satu isu yang paling ramai dibicarakan adalah gelang yang dikenakan Inara, yang oleh warganet disebut sebagai gelang pasangan dengan pengusaha Insanul Fahmi. Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa gelang tersebut tidak memiliki kaitan apa pun dengan Insanul.
“Kami tegaskan, gelang ini bukan merupakan gelang couple,” ujar Andi Taslim. Ia menambahkan, kliennya telah memakai gelang tersebut sejak tahun 2024, jauh sebelum mengenal Saudara Insanul Fahmi.
Andi melanjutkan, “Jadi itu yang perlu kami tegaskan sekali lagi ya. Tidak ada kaitannya apa pun.”
Selain itu, pihak kuasa hukum juga menepis isu bahwa Inara adalah wanita bercadar dalam video viral yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya TikTok.
“Ini kan banyak ya di media sosial TikTok ataupun apa, yang mengatakan bahwa di dalam video ini, yang bercadar itu adalah klien kami. Kami tegaskan bahwa di dalam video tersebut bukanlah klien kami,” kata Andi.
Klarifikasi juga diberikan terkait foto baju umrah yang disebut serasi dengan milik Insanul. Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa foto tersebut diambil pada waktu berbeda dan tidak memiliki hubungan satu sama lain.
Sebagai informasi, polemik ini bermula ketika Inara Rusli dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh selebgram Wardatina Mawa pada 22 November 2025.
Inara dituduh melakukan perzinaan dengan suami Wardatina, Insanul Fahmi. Kasus ini semakin kompleks setelah Insanul Fahmi secara terbuka mengakui bahwa ia menikahi Inara secara siri.
Meski begitu, pihak Inara menegaskan bahwa kliennya juga merupakan korban karena Insanul sejak awal mengaku berstatus lajang.