

Jakarta – Kakak beradik Maria Rahajeng dan Agnes Aditya Rahajeng menjadi sorotan publik setelah masing-masing menorehkan prestasi gemilang di ajang kontes kecantikan nasional. Keduanya berhasil menunjukkan bagaimana dukungan keluarga dapat menjadi kunci kesuksesan di panggung bergengsi.
Maria Rahajeng tercatat pernah meraih gelar Miss Indonesia pada tahun 2014. Lebih dari satu dekade kemudian, sang adik, Agnes Aditya Rahajeng, mengikuti jejak cemerlang tersebut dengan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026. Pencapaian ini tentu sangat membanggakan bagi keluarga serta para penggemar mereka.
Keberhasilan dua bersaudara ini segera menuai perhatian luas, termasuk dari kalangan selebritas Tanah Air. Penyanyi Fitri Carlina, misalnya, mengaku terharu melihat prestasi dan kekompakan Maria serta Agnes yang saling mendukung dalam setiap langkah.
“Terharu. Kakak adik luar biasa,” tulis Fitri Carlina pada kolom komentar unggahan terbaru akun Instagram Maria Rahajeng.
Hal senada juga diungkapkan oleh artis Raline Shah. Ia mengaku kagum dengan hubungan harmonis antara Maria Rahajeng dan Agnes Aditya Rahajeng yang dinilai menunjukkan contoh nyata dukungan keluarga tanpa syarat.
“Selamat untuk kalian berdua! Aku takjub dengan tingkat dukungan keluarga tanpa syarat di setiap kesempatan! Sangat menginspirasi,” ujar Raline Shah.
Tak hanya dari kalangan artis, para penggemar juga ramai menyampaikan rasa bangga dan haru mereka. Banyak yang terpukau dengan soliditas keluarga Rahajeng, terutama dukungan yang diberikan Maria kepada Agnes pada malam puncak Puteri Indonesia 2026.
“Tuhan jauhkan keluarga ini dari orang-orang jahat. Mereka begitu hangat dan saling menjaga satu sama lain, aku saksi bagaimana keluarga ini begitu men-support Agnes dengan sangat positif dan penuh cinta,” komentar salah satu netizen.
“Mewek banget semalam. Super proud of you Aggy. Ingat ya, big sis kamu nggak cuma 2, ada banyak,” timpal netizen lainnya.
“Bangganya sampai ke sini. Rahajeng sister layak masuk jajaran wanita-wanita menginspirasi di Indonesia. Hebat.”