

Jakarta – Kisah inspiratif antara Martunis, penyintas tsunami Aceh tahun 2004, dengan megabintang sepak bola dunia Cristiano Ronaldo kembali mencuat ke publik.
Martunis membagikan cerita mendalam mengenai bagaimana tragedi kemanusiaan tersebut justru menjadi titik balik dalam hidupnya melalui pertemuan dengan sang idola.
Saat tampil sebagai bintang tamu di sebuah program televisi pada Senin (27/7/2026), pria yang kini berusia 29 tahun tersebut mengenang kembali detik-detik dirinya ditemukan.
Kala itu, Martunis ditemukan dalam kondisi selamat setelah terdampar selama 21 hari di area hutan mangrove pasca bencana tsunami.
Publik dunia menaruh perhatian besar pada sosoknya karena ia ditemukan sedang mengenakan seragam tim nasional Portugal.
Pemberitaan mengenai seorang anak kecil yang mengenakan jersey sepak bola di tengah kehancuran bencana alam itu pun sampai ke telinga Cristiano Ronaldo.
Ronaldo, yang pada saat itu masih memperkuat Manchester United, memberikan respons yang sangat menyentuh hati terhadap kondisi Martunis.
“Pada 2004 karena kejadian tsunami, kebetulan di saat itu saya memakai jersey-nya Portugal. Saat itu dari pihak Sky News menyoroti saya sedang memakai jersey tersebut ketika saya ditemukan selama 21 hari terdampar di area mangrove,” ungkap Martunis.
Menurut Martunis, Ronaldo sempat melontarkan komentar yang sangat berkesan bagi dirinya dan masyarakat dunia.
“Ronaldo waktu itu masih main di Manchester. Jadi dia berkomentar ada seorang anak yang telah menyelamatkan lambang kebangsaan negara kami di Samudra Hindia ketika kejadian tsunami,” jelasnya.
Hubungan mereka pun terus berlanjut setelah pihak manajemen Ronaldo memastikan keaslian jersey yang dikenakan Martunis saat ditemukan.
Tiga bulan berselang, Martunis mendapatkan kesempatan emas untuk terbang langsung ke Lisbon, Portugal, guna bertemu dengan sang pesepak bola.
Perjalanan tersebut menjadi awal dari dukungan jangka panjang yang diberikan Ronaldo kepada Martunis yang telah kehilangan seluruh anggota keluarganya dalam bencana tersebut.
Martunis mengungkapkan bahwa Ronaldo tidak hanya hadir sebagai sosok inspiratif, tetapi juga memberikan dukungan konkret bagi kelangsungan hidup dan masa depannya.
Salah satu bentuk bantuan yang sangat berarti adalah pembiayaan beasiswa pendidikan dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Ronaldo kalau misal menurut saya, dia orang yang sangat baik luar biasa karena di waktu kecil dia sudah memberikan motivasi, sudah membuat hidup saya semakin lebih baik lagi,” tutur Martunis.
Selain dukungan moral dan pendidikan, Ronaldo juga memberikan aset berharga berupa tanah.
Martunis menyebutkan bahwa tanah tersebut memiliki luas sekitar 1.950 meter persegi yang nilainya kini mencapai miliaran rupiah.
“Dia juga memberikan bantuan seperti beasiswa sekolah dari SD sampai SMA. Kemudian dia juga memberikan tanah,” papar Martunis.
Hingga saat ini, aset tanah pemberian dari mantan pemain Real Madrid tersebut masih dimiliki oleh Martunis sebagai bentuk kenangan berharga.
Kebaikan hati pemain yang kini berkarier di Arab Saudi tersebut membuktikan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan empati melintasi batas negara.
Pengalaman hidup Martunis menjadi bukti nyata tentang bagaimana sebuah kepedulian dari sosok publik dapat mengubah masa depan seseorang yang sempat kehilangan segalanya akibat bencana alam.