

Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan alotnya negosiasi dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, pada awal tahun 2025. Tekanan dari berbagai pihak mewarnai proses tersebut.
“Alhamdulillah kita bisa menanganinya,” ujar Agus dalam konferensi pers di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (31/12/2025), saat menyampaikan kinerja industri sepanjang tahun 2025.
Agus memaparkan sejumlah pencapaian kementeriannya, termasuk realisasi investasi dengan Apple pada Februari 2025. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Apple dilakukan pada bulan kedua tahun tersebut, dengan nilai investasi mencapai US$ 160 juta.
Proses negosiasi berlangsung selama lima bulan sejak 2024. Apple memilih skema investasi inovasi, alih-alih membangun pabrik manufaktur di Indonesia.
Dengan skema ini, Apple akan memperoleh sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan siklus baru untuk periode 2025-2028. Setelah periode tersebut, Apple harus mengajukan kembali proposal investasi baru sesuai persyaratan skema investasi ketiga.
Selain investasi Apple, Kementerian Perindustrian mencatat sejumlah capaian lain sejak awal tahun 2025. Pada Januari 2025, Kemenperin bekerja sama dengan Boeing untuk memperkuat industri maintenance, repair, and overhaul (MRO) dalam negeri.
Pada bulan yang sama, Kemenperin juga menyepakati kerja sama bilateral dengan Kementerian Perekonomian Korea Selatan dalam digitalisasi industri manufaktur.
Green Industry Service Company (GISCO) Jadi Sorotan
Agus menyoroti diterimanya kerangka kerja inisiatif Kementerian Perindustrian, Green Industry Service Company (GISCO), dalam blue book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai salah satu capaian fundamental tahun ini.
Menurutnya, masuknya GISCO ke dalam perencanaan Bappenas merupakan perubahan signifikan untuk mempercepat transformasi menuju industri hijau.
Capaian lain yang disoroti adalah kerja sama industri Indonesia-Rusia dalam agenda business forum and matching pada Desember 2025. “Itu market yang kita coba penetrasi, market Rusia. Kita harus bisa manfaatkan sebagai country partner sebaik mungkin,” tegasnya.