

Bandung – Persib Bandung secara resmi memastikan diri melangkah ke babak semifinal turnamen pramusim Piala Presiden 2026.
Kepastian tersebut didapat setelah Maung Bandung mencatatkan dua kemenangan beruntun di fase Grup A.
Persib kini mengoleksi enam poin penuh dari dua pertandingan yang telah dilakoni.
Setelah sukses menaklukkan Arema FC dengan skor 1-0, Persib kembali meraih hasil serupa saat berhadapan dengan DPMM FC.
Pertandingan kontra DPMM FC tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Selasa (28/7/2026) malam.
Gol kemenangan tunggal Persib dalam laga tersebut dicetak oleh pemain anyar mereka, Balsa Sekulic.
Meski sudah mengamankan tiket semifinal, Persib masih menyisakan satu pertandingan lagi di fase grup.
Laga terakhir tersebut akan menjadi penentu apakah Persib akan lolos dengan status juara grup atau runner-up.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan analisis mendalam mengenai performa anak asuhnya dalam dua laga awal ini.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, kondisi fisik pemain menjadi faktor yang jauh lebih krusial dibandingkan aspek taktik di awal musim.
Jadwal pertandingan yang sangat padat membuat para pemain mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan yang nyata.
“Pada pertandingan-pertandingan di awal musim seperti ini, aspek yang lebih penting adalah kondisi fisik dan kebugaran pemain dibandingkan taktik,” ujar Igor seusai pertandingan.
“Karena itu, Anda bisa melihat perbedaan yang cukup besar antara pertandingan pertama dan kedua. Terlihat para pemain mulai merasakan kelelahan pada laga kedua,” tambahnya.
Dalam laga melawan DPMM FC, Igor Tolic melakukan rotasi pemain secara besar-besaran di hampir seluruh lini.
Keputusan tersebut terbukti efektif karena para pemain pelapis mampu menjawab kepercayaan dengan penampilan yang solid.
“Meski kami melakukan banyak pergantian pemain dan menurunkan beberapa pemain yang tidak banyak bermain pada pertandingan pertama, mereka memanfaatkan kesempatan itu dengan sangat baik,” ungkapnya.
Igor secara khusus memberikan apresiasi terhadap keberanian para pemain muda yang tampil tanpa beban di hadapan puluhan ribu Bobotoh.
Ia menilai para pemain muda tersebut mampu menikmati atmosfer stadion serta menunjukkan potensi kualitas yang dimiliki.
“Kami memiliki beberapa pemain yang sangat, sangat bertalenta. Saya sangat menyukai penampilan mereka, terutama di babak pertama,” puji Igor.
“Mereka masih muda, tetapi bermain tanpa rasa takut, menikmati kesempatan yang diberikan, menikmati atmosfer stadion, dan menikmati dukungan para suporter,” lanjutnya.
Igor juga menekankan pentingnya peran para pemain senior yang mampu membimbing para pemain muda sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan Persib meningkat drastis setelah beberapa pemain inti diturunkan dari bangku cadangan.
Perubahan strategi tersebut berhasil menaikkan tempo permainan dan menciptakan banyak peluang berbahaya di depan gawang lawan.
Puncaknya, Balsa Sekulic mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk mencetak gol penentu kemenangan.
“Di babak kedua kami ingin meningkatkan level permainan, bermain dengan tempo yang lebih cepat, dan lebih berbahaya di depan gawang lawan,” jelasnya.
“Para pemain yang masuk dari bangku cadangan memberikan hal itu kepada kami dan berhasil menciptakan banyak peluang,” kata Igor.
Di sisi lain, Igor Tolic menyoroti kekhawatiran terkait padatnya jadwal pramusim yang harus dijalani timnya.
Ia berpendapat bahwa ritme pertandingan setiap tiga hari sekali seharusnya baru diterapkan ketika kompetisi sudah berjalan cukup lama.
“Sebenarnya kami tidak seharusnya bermain setiap tiga hari sekali pada awal musim,” katanya.
“Jadwal seperti ini biasanya terjadi pada November atau Desember, tetapi sekarang kami sudah mengalaminya,” ujar Igor.
Pelatih tersebut berharap seluruh pemain dapat melewati periode padat ini tanpa mengalami cedera atau masalah kesehatan yang berarti.
Kondisi fisik yang prima menjadi prioritas utama agar tim tetap siap menghadapi laga kualifikasi Asian Champions League (ACL) mendatang.
“Saya berharap semua pemain bisa melewati periode ini tanpa masalah dan tidak ada dampaknya terhadap persiapan kami menghadapi laga kualifikasi ACL,” tegasnya.
Persib Bandung kini akan berfokus pada pemulihan kondisi fisik sebelum menjalani laga penutup fase grup.
Manajemen tim berharap performa positif ini dapat terus dipertahankan hingga babak semifinal mendatang.