

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimistis bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat kembali menyentuh level 8.000. Keyakinan ini disampaikan merespons pelemahan IHSG yang sempat berada di bawah level 6.000 pada pembukaan perdagangan hari ini.
Purbaya menilai, pergerakan harga saham pada akhirnya akan bergantung pada fundamental ekonomi serta kinerja masing-masing perusahaan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang positif akan berdampak langsung pada peningkatan laba emiten di bursa saham.
“Bisa kembali ke level 8.000 karena pergerakan harga saham bergantung pada fundamental perusahaannya dan fundamental ekonomi kita. Tidak perlu takut bermain di pasar saham karena ekonomi akan terus kita perbaiki,” ujar Purbaya di Istana Negara, Jumat (22/5).
Ia menambahkan bahwa koreksi yang terjadi saat ini hanya bersifat sementara. Purbaya memprediksi IHSG akan segera bangkit dalam waktu dekat. Bahkan, secara teknikal, ia melihat potensi pergerakan IHSG akan melaju kencang mulai pekan depan.
Senada dengan Purbaya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa optimisme pasar tetap terjaga. Ia juga menepis anggapan bahwa penurunan IHSG dipicu oleh pembentukan badan ekspor yang baru dibentuk pemerintah.
Airlangga menjelaskan bahwa fluktuasi yang terjadi merupakan bagian dari koreksi pasar yang wajar, terutama setelah adanya penyesuaian indeks dari sejumlah emiten terkait lembaga pemeringkat internasional.
“IHSG hari ini sudah hijau kembali. Koreksi di pasar itu hal yang wajar. Jadi, penurunan kemarin bukan disebabkan oleh sentimen badan ekspor,” tegas Airlangga.