SBY Pertimbangkan Upaya Hukum, Tanggapi Fitnah Ijazah Jokowi

Jakarta – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyeret namanya dalam isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Somasi menjadi opsi pertama yang akan ditempuh.

Andi Arief: SBY Merasa Terganggu dan Difitnah

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, menyampaikan pernyataan tersebut melalui video yang diunggah di akun X pribadinya. Ia menegaskan SBY merasa sangat terganggu dengan isu yang menyebutnya berada di balik polemik ijazah palsu Jokowi.

“Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar yang disebutkan bahwa Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini, atau bahkan disebut berkolaborasi dengan Ibu Megawati,” ujar Andi Arief.

Andi Arief mengklaim SBY sama sekali tidak terlibat dalam polemik ijazah Jokowi yang ramai di media sosial. Menurutnya, fitnah tersebut disebarkan secara masif oleh akun-akun anonim, terutama di TikTok.

Hubungan SBY dan Jokowi Diklaim Baik

Andi Arief menepis anggapan bahwa hubungan SBY dan Jokowi memburuk akibat isu tersebut. Ia menegaskan hubungan keduanya selama ini berjalan dengan baik.

Opsi Hukum Lainnya Dibuka

Selain somasi, SBY juga membuka kemungkinan menempuh jalur hukum lanjutan. “Terbuka kemungkinan menempuh jalur hukum karena ini masalah keadilan. Pak SBY merasa tidak melakukan itu, tetapi difitnah,” kata Andi Arief.

Saat ini, SBY lebih banyak mengisi waktu dengan kegiatan seni, melukis, dan olahraga. Aktivitas politik harian Partai Demokrat lebih banyak ditangani oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Rekomendasi