

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa sore. Kenaikan ini dipimpin oleh lonjakan pada saham-saham di sektor energi.
IHSG ditutup naik 68,04 poin atau 1,11 persen ke posisi 6.195,42. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 8,10 poin atau 1,33 persen ke level 619,27.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengungkapkan bahwa penguatan IHSG terjadi di tengah upaya pelaku pasar dalam mencerna berbagai data ekonomi terkini.
Di sisi lain, pasar global masih menunjukkan sikap hati-hati akibat ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu volatilitas harga minyak mentah. Selain itu, pasar mencermati pernyataan yang saling bertentangan antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait konflik di Lebanon.
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Mei 2026 sebesar 0,28 persen secara bulanan (mtm) atau 3,08 persen secara tahunan (yoy). Angka tersebut masih berada dalam rentang target Bank Indonesia di kisaran 2,5 plus minus 1 persen.
BPS juga melaporkan neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 90 juta dolar AS. Realisasi ini berasal dari nilai ekspor sebesar 25,30 miliar dolar AS, sementara impor tercatat sebesar 25,31 miliar dolar AS.
IHSG secara konsisten bertahan di zona hijau sejak sesi pembukaan hingga penutupan perdagangan. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor energi menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan 1,78 persen. Sektor infrastruktur dan barang baku turut memberikan kontribusi positif dengan penguatan masing-masing sebesar 0,64 persen dan 0,58 persen.
Tercatat frekuensi perdagangan mencapai 2.572.956 kali transaksi, dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 31,25 miliar lembar senilai Rp25,47 triliun. Sebanyak 281 saham mengalami kenaikan, 389 saham melemah, dan 147 saham stagnan.
Kondisi bursa regional Asia sore ini bervariasi. Indeks Nikkei melemah 0,49 persen ke posisi 66.604,00. Sebaliknya, indeks Shanghai menguat 0,43 persen ke 4.075,10, indeks Hang Seng naik 2,52 persen ke 26.038,32, dan indeks Strait Times tumbuh 1,01 persen ke 5.088,99.