

GIIAS 2026 – Direktor Marketing PT TAM Hiroyuki Oide mengatakan, perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, kondisi itu mendorong Toyota untuk terus menghadirkan berbagai pilihan teknologi elektrifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Bagaimana teknologi benar-benar cocok digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selama 55 tahun kami terus belajar dan mendapat masukan mengenai tren elektrifikasi. Kalau kita lihat, elektrifikasi di Indonesia meningkat signifikan. Dari 2,69 persen atau 20.694 unit, tahun ini naik menjadi 26,8 persen atau 117.074 unit,” ujar Heru.
Saat ini, Toyota bersama Lexus telah memiliki 29 model kendaraan elektrifikasi yang mencakup hampir seluruh segmen pasar global. Di GIIAS 2026, portofolio itu kembali bertambah dengan kehadiran Hilux BEV, Land Cruiser HEV, dan bZ4X Touring.
Dari sisi penjualan, kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 28.166 unit. Angka tersebut meningkat 65 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Penjualan kendaraan elektrifikasi itu juga memberikan kontribusi sekitar 21 persen terhadap total penjualan Toyota selama enam bulan pertama 2026.
Sementara itu, di segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV), Toyota masih menjadi pemimpin pasar dengan pangsa mencapai 66,3 persen.
Performa Toyota tidak hanya terlihat di pasar Indonesia. Secara global, Toyota Motor Corporation juga masih mencatat volume penjualan yang besar.
Berdasarkan data Januari-Mei 2026, Toyota Motor Corporation, termasuk Lexus namun tidak mencakup Daihatsu dan Hino, membukukan penjualan global sebanyak 4.140.444 unit.
Kehadiran bZ4X Touring semakin mempertegas strategi multi-pathway dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi. Konsumen tidak hanya ditawarkan kendaraan listrik untuk penggunaan di perkotaan, tetapi juga model yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas dengan karakter lebih beragam.
Peluncuran bZ4X Touring di GIIAS 2026 menjadi langkah Toyota untuk memperluas penetrasi kendaraan listrik sekaligus memberikan pilihan baru bagi konsumen Indonesia yang ingin beralih ke mobil BEV tanpa meninggalkan gaya hidup yang lebih aktif dan berorientasi pada petualangan.