Triputra (TAPG) dan Aisin Takaoka resmikan fasilitas produksi biokokas di Kalimantan

KALIMANTAN BARAT – Emiten perkebunan sawit PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), yang dimiliki oleh Theodore Permadi Rachmat, bersama dengan Aisin Takaoka Co., Ltd. secara resmi telah meresmikan fasilitas produksi biokokas di Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Peresmian tersebut berlangsung pada Selasa, 9 Desember 2025, menandai langkah signifikan dalam pengembangan energi hijau.

Fasilitas produksi ini nantinya akan dioperasikan oleh PT ATP Bio Indonesia, sebuah perusahaan patungan atau joint venture antara TAPG dan Aisin Takaoka Co., Ltd. Informasi peresmian ini disampaikan melalui keterbukaan informasi pada Rabu, 10 Desember 2025.

Corporate Secretary TAPG, Joni Tjeng, mengonfirmasi peresmian fasilitas produksi biokokas PT ATP Bio Indonesia yang berlokasi di Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Menurut Joni, peresmian pabrik biokokas ini tidak memberikan dampak material yang signifikan bagi perusahaan.

Sebagai informasi, TAPG sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Aisin Takaoka Co., Ltd. pada 24 Juni 2024. MoU tersebut bertujuan untuk membentuk perusahaan patungan yang fokus pada produksi biokokas berbasis cangkang sawit di Indonesia.

Pendirian perusahaan patungan ini menegaskan komitmen TAPG dalam mendukung pengembangan energi hijau, sejalan dengan upaya perusahaan untuk mewujudkan tujuan karbon netral.

Biokokas sendiri merupakan teknologi baru yang dirancang sebagai alternatif bahan bakar bagi industri pengecoran baja (foundry). Selama ini, industri tersebut sangat bergantung pada batubara kokas (coking coal). Keunggulan biokokas adalah kemampuannya untuk menggantikan batubara kokas sepenuhnya tanpa menurunkan kualitas pembakaran. Dengan demikian, penggunaan biokokas diharapkan dapat menekan emisi karbon dan limbah, yang merupakan dua tantangan utama bagi industri pengecoran baja saat ini.

Rekomendasi