

Jakarta – PT Autochem Industry memanfaatkan pengalaman di dunia balap touring nasional sebagai dasar pengembangan Master Radiator Coolant. Pengujian di lintasan balap yang menuntut performa maksimal dinilai menjadi sarana untuk menghadirkan cairan pendingin radiator yang mampu bekerja optimal di iklim tropis Indonesia, sekaligus tetap memenuhi kebutuhan penggunaan kendaraan sehari-hari.
President Director PT Autochem Industry, Henry Sada, menjelaskan Master Radiator Coolant telah dikembangkan sejak 1998 dan kini menjadi salah satu produk unggulan perusahaan. Selain menawarkan harga yang terjangkau, keikutsertaan produk ini di ajang balap touring nasional menjadi bukti ketangguhan sekaligus bahan evaluasi untuk menyempurnakan formulanya.
Radiator coolant ini disebut berhasil menjadi market leader dengan kekuatan utama pada harga yang terjangkau oleh semua kalangan. Selain itu, produk MASTER juga dibawa ke ajang balap touring nasional untuk memperlihatkan keandalannya di sirkuit balap yang dinamis, sekaligus menjadi masukan bagi pengembangan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan di wilayah dengan iklim tropis yang ekstrem.
Di lintasan balap, sistem pendingin menjadi salah satu komponen vital karena mesin terus bekerja pada putaran tinggi dalam kondisi ekstrem. Karena itu, radiator coolant dituntut memiliki kemampuan transfer panas yang optimal agar suhu mesin tetap stabil dan tidak melewati titik didih yang berpotensi menyebabkan overheat hingga kerusakan mesin.
Kebutuhan itu juga relevan untuk penggunaan harian, terutama saat kendaraan menghadapi kemacetan dengan kondisi stop and go. Dalam situasi seperti ini, sistem pendingin bekerja lebih berat karena minim aliran udara segar ke radiator.
Formula coolant dengan komposisi glycol yang tepat diklaim mampu meningkatkan titik didih cairan, menurunkan titik beku, menjaga kestabilan suhu kerja mesin, serta membantu proses pelepasan panas agar mesin tetap bekerja optimal di berbagai kondisi jalan.
Selain menjaga temperatur mesin, Master Radiator Coolant juga dibekali aditif antikarat untuk melindungi komponen sistem pendingin dari korosi. Perlindungan ini bertujuan mencegah kebocoran pipa maupun penyumbatan saluran radiator yang dapat mengganggu kinerja pendinginan sekaligus memperpanjang usia pakai komponen mesin.