Jessica Wongso Ungkap Riwayat Pendidikan dan Kariernya di Australia

dari jakarta ke sydney, ini latar pendidikan jessica wongso yang kini viral lagi usai singgung soal ayah mirna salihin

Jakarta – Riwayat pendidikan Jessica Kumala Wongso kembali menjadi sorotan di tengah ramai pembahasan kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin. Jessica kembali diperbincangkan setelah mengungkapkan apa yang ingin ia sampaikan jika suatu saat bisa bertemu langsung dengan Edi Darmawan Salihin, ayah Mirna.

Pernyataan itu membuat publik kembali penasaran dengan latar belakang Jessica, mulai dari pendidikan yang ditempuh hingga perjalanan kariernya sebelum terseret dalam kasus yang menyita perhatian nasional.

Jessica Wongso lahir di Jakarta pada 9 Oktober 1988. Sejak masa sekolah, ia menempuh pendidikan di ibu kota. Untuk jenjang menengah, Jessica diketahui bersekolah di Jubilee School Jakarta, salah satu sekolah swasta yang cukup dikenal.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Indonesia, Jessica melanjutkan studi ke Australia. Ia memilih bidang desain dan berhasil menamatkan pendidikan di Billy Blue College of Design di Sydney.

Jessica lulus pada 2008 dengan mengambil jurusan desain grafis. Latar belakang itu kemudian membawanya bekerja sebagai desainer grafis di Australia.

Usai menyelesaikan pendidikan, Jessica sempat bekerja di NSW Ambulance sebagai perancang desain grafis. Ia mulai bekerja pada Juli 2014, namun tidak bertahan lama karena mengundurkan diri pada November 2015.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti profesi yang dijalani Jessica Wongso setelah bebas dari penjara. Ia juga belum banyak mengungkap aktivitas profesionalnya kepada publik.

Nama Jessica kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Darmawan Salihin dalam sebuah wawancara bersama Fristian Griec.

Dalam kesempatan itu, Jessica mengatakan dirinya telah memaafkan ayah Mirna meski selama bertahun-tahun dituding sebagai pelaku dalam kasus kopi sianida.

“Iya (memaafkan). Karena gimana ya? Saya juga merasa saya merasakan kesedihan dia karena kehilangan anak. Tapi di waktunya bersamaan saya juga sedih kenapa kok dia berpendapat seperti itu terhadap saya gitu,” ujar Jessica Wongso dikutip dari YouTube Mereka Berbicara.

Jessica menjelaskan bahwa bila suatu hari benar-benar bertemu dengan Darmawan Salihin, hal pertama yang ingin ia sampaikan bukanlah persoalan hukum, melainkan belasungkawa atas kepergian Mirna.

Rekomendasi