

Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengajukan tiga permintaan utama kepada Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan pemulihan pascabencana banjir di wilayahnya. Permintaan ini disampaikan dalam rapat terbatas yang digelar secara daring pada Kamis (1/1/2026).
Fokus utama permintaan adalah penyediaan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir. Data pemerintah desa mencatat, 37.888 unit rumah hilang dan 4.839 unit rumah rusak berat, sehingga total kebutuhan huntap mencapai 42.727 unit.
“Terima kasih, kami sudah dibantu Danantara untuk hunian sementara sebanyak 600 unit dan nanti ada tambahan lagi untuk huntap dan lainnya,” ujar Armia.
Permintaan kedua adalah dukungan bantuan pangan untuk 313.245 jiwa penduduk Aceh Tamiang. Pemda telah menghitung kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula untuk enam bulan ke depan. Kondisi ekonomi masyarakat dinilai masih berat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Ketiga, Armia mengusulkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi 111.570 kepala keluarga (KK). Ia berharap setiap keluarga menerima sekitar Rp 1 juta tahun ini untuk meringankan beban ekonomi pascabencana. “Kami akan buat surat resmi kepada menteri terkait untuk kebutuhan tersebut,” katanya.
Presiden Prabowo menanggapi permintaan tersebut dengan menyatakan akan menghitung ulang kebutuhan anggaran dan mengintegrasikannya dengan data yang ada, untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya nanti tepat sasaran,” tegas Presiden.