

Jakarta – Chery Automobile menghadirkan program garansi baterai seumur hidup untuk lini kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di pasar domestik China. Kebijakan ini berlaku bagi pemilik pertama kendaraan yang memakai paket baterai Rhino.
Mengutip CarNewsChina, Sabtu (4/7/2026), program tersebut mencakup kendaraan listrik murni atau BEV, plug-in hybrid (PHEV), hingga extended-range electric vehicle (EREV). Langkah ini menjadi bagian dari strategi Chery untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap keamanan kendaraan listrik.
Tak hanya garansi baterai seumur hidup, Chery juga menyiapkan komitmen lain yang tergolong berani.
Jika kendaraan mengalami kerusakan akibat thermal runaway atau gangguan teknis pada baterai yang terbukti berasal dari proses produksi pabrik, perusahaan akan mengganti kendaraan konsumen dengan unit baru.
Kebijakan ini juga menandai kesiapan Chery dalam memenuhi regulasi keselamatan baterai terbaru di China yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026.
Pemerintah China telah resmi menerapkan standar keselamatan baterai terbaru melalui regulasi GB38031-2025. Aturan ini disebut sebagai salah satu standar keselamatan baterai kendaraan listrik paling ketat yang pernah diberlakukan.
Melalui regulasi itu, seluruh produsen kendaraan listrik diwajibkan memastikan baterai tidak memicu kebakaran maupun ledakan dalam periode tertentu setelah insiden korsleting atau thermal runaway.
Dengan garansi baterai seumur hidup ini, Chery ingin menunjukkan bahwa teknologi baterai Rhino yang digunakan pada kendaraan listrik terbarunya telah memenuhi standar keamanan tinggi sekaligus memberi rasa tenang bagi konsumen.
Ini bukan kali pertama Chery menghadirkan garansi jangka panjang. Pada 2023, pabrikan asal China itu juga memperkenalkan program garansi seumur hidup untuk beberapa lini kendaraannya.
Namun, program terbaru ini lebih fokus pada aspek keselamatan baterai sebagai komponen paling vital pada mobil listrik.
Strategi agresif Chery di pasar domestik mulai membuahkan hasil positif. Berdasarkan data China EV DataTracker, salah satu model kendaraan listrik mereka mencatat penjualan tinggi sepanjang Mei 2026.
Model terlaris Chery pada periode itu adalah hatchback listrik mungil Chery QQ3 EV dengan penjualan 8.523 unit.
Kesuksesan model kompak tersebut menjadi modal penting bagi Chery untuk memperluas pasar internasional. Mobil listrik perkotaan itu dikabarkan akan dipasarkan secara global dengan nama baru, Chery Q.
Ekspansi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing Chery di pasar kendaraan listrik global yang semakin kompetitif, terutama di tengah persaingan harga yang kian ketat antarpabrikan mobil listrik.