

Jakarta – Pengenalan peserta Ruangguru Clash of Champions (CoC) Season 3, Ghaza Muhammad Al Ghifari, mendadak menjadi sorotan publik. Namanya ramai diperbincangkan bukan karena prestasi akademik, melainkan setelah dikaitkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang viral di media sosial.
Polemik tersebut membuat sosok Ghaza ikut menjadi perhatian, sekaligus memunculkan rasa penasaran publik mengenai profil dan latar belakangnya.
Sebelumnya, Ghaza dikenal sebagai salah satu taruna berprestasi yang berhasil lolos menjadi peserta Clash of Champions Season 3. Namun, setelah muncul dugaan pelanggaran yang ramai dibahas di platform X, penyelenggara akhirnya mencabut status kepesertaannya.
Ghaza Muhammad Al Ghifari dikenal sebagai taruna Jurusan Transportasi Darat di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) angkatan 2023.
Ghaza lahir di Mojokerto pada 8 Maret. Sebelum melanjutkan pendidikan ke PTDI-STTD, ia merupakan lulusan SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto.
Tak hanya aktif di bidang akademik, Ghaza juga memiliki rekam jejak prestasi di bidang olahraga. Ia pernah meraih Bronze Medal nomor 200 Meter Bifins KU-C pada Kejuaraan Nasional Finswimming 2019.
Prestasi itu menunjukkan kemampuannya dalam cabang olahraga finswimming yang menuntut kecepatan, kekuatan fisik, koordinasi gerakan, serta daya tahan tubuh yang tinggi.
Di lingkungan kampus, Ghaza juga tercatat aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Ia menjabat sebagai Anggota Komisi II Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD periode 2024/2025.
Nama Ghaza mulai ramai diperbincangkan setelah unggahan akun X @cinnamonaww menjadi viral. Unggahan tersebut memperlihatkan tangkapan layar percakapan dengan seseorang yang mengaku mengetahui persoalan yang melibatkan Ghaza.
Dalam percakapan itu muncul tudingan bahwa Ghaza diduga sebagai pelaku pelecehan seksual yang disebut memiliki lebih dari satu korban. Selain itu, beredar pula informasi yang menyebut statusnya sebagai mahasiswa di kampus telah dinonaktifkan.