Hino Cetak Lulusan SMK Siap Kerja, Serapan Capai 86 Persen

rahasia hino cetak lulusan smk, 86 persen langsung terserap kerja

Jakarta – Kebutuhan tenaga kerja terampil di industri otomotif, khususnya sektor kendaraan niaga, terus meningkat seiring berkembangnya bisnis purna jual. Untuk menjawab tantangan itu, Hino Indonesia Academy memperkuat kolaborasi dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) melalui program kelas industri agar lulusannya siap bekerja.

Melalui program tersebut, Hino Indonesia Academy telah melatih ratusan guru dan ribuan siswa dari delapan SMK binaan di Indonesia.

Para peserta dibekali kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga mampu menangani berbagai persoalan yang kerap ditemui di lapangan.

Hino menilai lulusan SMK memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia, khususnya mekanik, di industri otomotif nasional.

Karena itu, perusahaan tidak hanya menghadirkan pelatihan tambahan, tetapi juga mengintegrasikan materi industri ke dalam kurikulum pembelajaran.

Pieter Andre dari Hino Academy & Customer Center Division menjelaskan, Hino menjalankan program Pola Binaan Hino melalui Kelas Industri yang berisi 20 hingga 30 siswa di setiap angkatan.

“Kami memiliki program pola binaan Hino, Kelas Industri. Satu kelas itu 20 sampai 30 orang, sampai dengan tahun ini, dengan peserta total 203 dengan lulusannya itu 161, tingkat penyerapan 86 persen,” ujar Pieter dalam diskusi bertajuk Membangun Generasi Vokasi Unggul untuk Industri Transportasi Indonesia Masa Depan di GIIAS 2026, Senin (3/8/2026).

Menurut Pieter, siswa yang belum memenuhi standar kompetensi tidak langsung ditinggalkan. Hino menyediakan program penguatan agar kemampuan mereka meningkat hingga akhirnya memiliki peluang terserap ke dunia kerja.

Dengan pendekatan tersebut, perusahaan optimistis tingkat penyerapan lulusan dapat mencapai 100 persen.

Saat ini, Hino telah bermitra dengan delapan SMK yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Tangerang hingga Jawa Timur. Ke depan, perusahaan menargetkan mampu merekrut sekitar 200 lulusan terbaik dari sekolah-sekolah binaan tersebut.

“Kita akan punya target untuk bisa menyerap siswa-siswa yang kompeten dari beberapa 8 SMK ini sebanyak 200 siswa. Sebab, perkembangan bisnis Hino di masa depan, khususnya di after sales, nah pasti kita membutuhkan banyak tenaga-tenaga muda, khususnya mekanik,” kata Pieter.

Rekomendasi