

Florence – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, harus berjuang keras melawan cedera sendi sepanjang balapan utama MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Minggu (31/5). Meski memulai balapan dari posisi keempat, Marquez akhirnya harus puas finis di urutan ketujuh akibat kondisi fisiknya yang tidak prima.
Marquez mengaku telah memutuskan untuk tidak memaksakan diri sebelum balapan berakhir. Ia memilih bermain aman demi menghindari risiko kecelakaan yang lebih fatal akibat rasa nyeri hebat pada bagian bahu.
“Hari ini saya menyelesaikan lomba dengan rasa nyeri yang lebih parah dari biasanya. Ketika otot bahu kelelahan, tekanan berpindah ke kapsul sendi dan iritasi meningkat,” ujar Marquez.
Pembalap berusia 33 tahun ini menjelaskan bahwa meski masalah kesemutan pada jari tangannya sudah hilang, ia tetap kesulitan bermanuver, terutama saat melewati tikungan. Kondisi fisik yang menurun membuat ia tidak mampu mempertahankan posisinya dari kejaran Pedro Acosta, Ai Ogura, hingga Fabio Di Giannantonio.
“Saya sadar mereka jauh lebih cepat. Saya kelelahan di atas motor dan memutuskan untuk menyerah serta menyelesaikan balapan di posisi berapa pun saya berada karena saya tidak ingin mengambil risiko crash,” tegasnya.
Mentalitas yang ditunjukkan Marquez kali ini cukup kontras dengan gaya balapnya yang biasanya agresif. Hal ini disebabkan oleh cedera kaki dan saraf bahu yang belum sepenuhnya pulih, sehingga membatasi performa maksimalnya di lintasan.
Balapan MotoGP Italia 2026 sendiri dimenangkan oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, yang mencatatkan sejarah sebagai pembalap Aprilia pertama yang menang di Mugello sejak era mesin 4-Tak pada 2002.
Kini, Marc Marquez menempati posisi kedelapan dalam klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 71 poin. Ia dijadwalkan akan kembali turun ke lintasan pada seri MotoGP Hungaria di Balaton Park yang akan berlangsung pada 5 hingga 7 Juni mendatang.