

Jakarta – Panggung Piala Dunia 2026 kembali membuktikan bahwa usia hanyalah sekadar angka bagi para megabintang sepak bola dunia.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo kini resmi mengukuhkan nama mereka dalam jajaran daftar 20 pencetak gol tertua sepanjang sejarah turnamen paling bergengsi tersebut.
Kehadiran dua legenda ini di daftar elite tersebut menjadi bukti nyata bahwa kualitas teknik dan pengalaman matang tetap menjadi pembeda krusial di level internasional.
Meski fisik mereka tidak lagi berada di masa keemasan, kontribusi keduanya di lapangan hijau masih sangat krusial bagi tim nasional masing-masing.
Hingga saat ini, rekor sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia masih kokoh dipegang oleh legenda Kamerun, Roger Milla.
Milla mencatatkan sejarah emas tersebut pada edisi 1994 di Amerika Serikat ketika ia membobol gawang Rusia saat usianya menginjak 42 tahun 39 hari.
Walaupun pada pertandingan tersebut Kamerun harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 1-6, gol Milla tetap dianggap sebagai pencapaian legendaris yang belum terpecahkan.
Tepat di bawah Milla, terdapat mantan bek tangguh asal Portugal, Pepe, yang sukses mencetak gol pada usia 39 tahun 283 hari.
Lionel Messi kini menempati posisi ketiga dalam daftar bergengsi ini setelah mencetak gol di usia 38 tahun 363 hari.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo berada di posisi keempat dengan catatan usia 37 tahun 292 hari saat menjebol gawang lawan di panggung Piala Dunia.
Dominasi kedua megabintang ini dalam dua dekade terakhir semakin dipertegas dengan kemampuan mereka tetap kompetitif di usia senja karier profesional.
Berikut adalah daftar lengkap 20 pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia:
Roger Milla dari Kamerun dengan usia 42 tahun 39 hari.
Pepe dari Portugal dengan usia 39 tahun 283 hari.
Lionel Messi dari Argentina dengan usia 38 tahun 363 hari.
Cristiano Ronaldo dari Portugal dengan usia 37 tahun 292 hari.
Gunnar Gren dari Swedia dengan usia 37 tahun 236 hari.
Cuauhtemoc Blanco dari Meksiko dengan usia 37 tahun 151 hari.
Felipe Baloy dari Panama dengan usia 37 tahun 120 hari.
Marko Arnautovic dari Austria dengan usia 37 tahun 58 hari.
Obdulio Varela dari Uruguay dengan usia 36 tahun 279 hari.
Martin Palermo dari Argentina dengan usia 36 tahun 227 hari.
Georges Bregy dari Swiss dengan usia 36 tahun 152 hari.
Ramin Rezaeian dari Iran dengan usia 36 tahun 86 hari.
Olivier Giroud dari Prancis dengan usia 36 tahun 71 hari.
Tom Finney dari Inggris dengan usia 36 tahun 64 hari.
Miroslav Klose dari Jerman dengan usia 36 tahun 29 hari.
John Aldridge dari Republik Irlandia dengan usia 35 tahun 279 hari.
Nils Liedholm dari Swedia dengan usia 35 tahun 264 hari.
Giovanni van Bronckhorst dari Belanda dengan usia 35 tahun 151 hari.
Rafael Marquez dari Meksiko dengan usia 35 tahun 130 hari.
Ricardo Pelaez dari Meksiko dengan usia 35 tahun 103 hari.
Peluang bagi Lionel Messi untuk terus memperbaiki catatannya masih terbuka lebar selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung.
Namun, untuk melampaui rekor Pepe maupun Roger Milla, Messi diprediksi membutuhkan partisipasi hingga Piala Dunia 2030 mendatang.
Terlepas dari perburuan rekor tersebut, keberhasilan Messi menembus posisi tiga besar sudah cukup untuk mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa.
Selain rekor pencetak gol tertua, Messi juga memegang rekor sebagai pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.