

London – Xabi Alonso dikabarkan telah sepakat untuk menjadi pelatih baru Chelsea setelah melalui serangkaian negosiasi intensif dalam beberapa hari terakhir. Pria berusia 44 tahun tersebut sepakat menjalin kerja sama dengan durasi kontrak selama empat tahun.
Keputusan Alonso menerima pinangan Chelsea tidak lepas dari kesediaan manajemen klub untuk mengubah kebijakan internal mereka. Sebelumnya, Xabi Alonso memang menjadi kandidat prioritas The Blues untuk mengisi posisi pelatih, bersaing dengan nama-nama lain seperti Andoni Iraola, Marco Silva, dan Oliver Glasner.
Rekam jejak Alonso bersama Bayer Leverkusen dan Real Madrid membuat klub asal London Barat tersebut melakukan akselerasi cepat. Negosiasi mulai menemui titik terang setelah Alonso mengunjungi London pada Senin (11/5/2026).
Poin krusial dalam kesepakatan ini adalah perubahan struktur kewenangan pelatih di bawah kepemilikan Konsorsium BlueCo. Selama era kepemilikan baru, Chelsea menerapkan kebijakan di mana pelatih hanya berfokus pada aspek teknis dan taktik, sementara wewenang transfer pemain dikendalikan oleh lima direktur olahraga.
Kebijakan tersebut sebelumnya sempat menuai protes dari sejumlah mantan pelatih Chelsea karena dianggap membatasi ruang gerak mereka. Kini, demi mendatangkan Alonso, pihak manajemen bersedia memberikan kewenangan lebih luas.
Alonso nantinya tidak hanya akan bertindak sebagai pelatih, tetapi juga sebagai manajer yang dilibatkan langsung dalam proses transfer pemain. Langkah ini diambil manajemen untuk memastikan stabilitas tim yang sempat mengalami kendala di ruang ganti.
Tugas utama Alonso di Stamford Bridge adalah membenahi kondisi internal tim serta mengembalikan daya saing Chelsea untuk musim depan. Mengingat Chelsea berpotensi absen dari kompetisi Eropa, Alonso diperkirakan memiliki waktu lebih luang untuk melakukan adaptasi dan membangun kerangka tim sesuai keinginannya di kancah domestik.