

Surabaya – Persebaya Surabaya menunjukkan dominasi agresif di bursa transfer jelang bergulirnya Super League musim 2026-2027.
Manajemen tim berjuluk The Green Force ini secara resmi mengamankan tanda tangan lima pemain asing baru untuk memperkuat kedalaman skuad.
Pemain-pemain baru yang didatangkan meliputi bek tengah Yuran Fernandes dan gelandang Diogo Ramalho.
Lini serang juga mendapatkan suntikan kekuatan melalui penyerang sayap Miguel Pereira serta duo striker tajam, Yann Mabella dan Alex Martins.
Kelima pemain tersebut melengkapi tiga penggawa asing yang sebelumnya telah dipertahankan oleh manajemen klub.
Tiga pemain asing lama yang tetap menjadi bagian dari tim adalah Jefferson Silva, Risto Mitrevski, dan gelandang kreatif Francisco Rivera.
Saat ini, komposisi skuad Persebaya telah dihuni oleh 32 pemain yang terdiri dari delapan pemain asing dan 24 pemain lokal berkualitas.
Berdasarkan regulasi kompetisi, setiap klub Super League diperbolehkan merekrut hingga 11 pemain asing dari berbagai negara.
Namun, hanya sembilan pemain asing yang nantinya diizinkan masuk dalam daftar susunan pemain pertandingan.
Kondisi ini membuat Persebaya masih memiliki ruang untuk menambah tiga pemain asing lagi guna melengkapi kuota maksimal.
Proses negosiasi untuk mendatangkan pemain tambahan tersebut saat ini masih terus berjalan secara intensif.
Beberapa nama yang masuk dalam radar incaran di antaranya mantan gelandang PSM Makassar, Paixao Gledson, serta bek tengah Jose Walber dari Nam Dinh FC.
Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, menegaskan bahwa persiapan tim telah dilakukan secara sistematis sejak jauh hari.
Komposisi pemain yang ada saat ini dipastikan belum menjadi bentuk final dari skuad yang akan berlaga di musim depan.
“Komposisi skuad yang datang belum sepenuhnya lengkap,” ujar Candra Wahyudi saat sesi Media Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (8/7).
Ia menambahkan bahwa manajemen masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi menyeluruh dari berbagai ajang pramusim yang akan dijalani.
Seluruh langkah rekrutmen pemain dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan taktis serta filosofi permainan pelatih Bernardo Tavares.
Selain itu, pemilihan pemain juga didasarkan pada data performa yang akurat dari tim analis serta tinjauan mendalam dari tim medis.
Penguatan aspek sports science kini menjadi salah satu pilar utama dalam membangun fondasi tim yang lebih profesional.
Pelatih fisik Persebaya, Diogo Andre Botelho de Carvalho, menyatakan bahwa sepak bola modern menuntut integrasi antara kualitas pemain dan sistem pendukung.
“Sepak bola modern tidak hanya ditentukan kualitas pemain, tetapi juga kualitas sistem yang mendukung mereka,” ungkap Diogo Andre.
Ia menegaskan bahwa tim telah memulai persiapan fisik lebih awal untuk memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi prima.
Penerapan teknologi dan metodologi olahraga terkini diharapkan mampu menjaga performa fisik pemain tetap stabil sepanjang musim.
Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko cedera dan memaksimalkan output pemain di lapangan hijau.
Persebaya kini tengah fokus memantapkan kekompakan tim melalui serangkaian agenda pramusim yang padat.
Antusiasme suporter pun meningkat seiring dengan pergerakan transfer yang dilakukan oleh manajemen klub.
Publik menantikan bagaimana racikan taktik Bernardo Tavares akan berpadu dengan kombinasi pemain asing dan lokal yang telah disusun.
Seluruh elemen klub optimistis bahwa persiapan matang ini menjadi modal penting untuk mengarungi persaingan ketat di Super League 2026-2027.