

Bener Meriah – Serangkaian gempa bumi mengguncang Bener Meriah, Aceh, pada Selasa (30/12/2025) malam. Gempa yang berpusat di darat ini dirasakan dengan intensitas terkuat mencapai skala IV MMI.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa pertama berkekuatan Magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 20.43 WIB. Guncangannya mencapai skala IV MMI di Bener Meriah dan Aceh Tengah, wilayah yang sebelumnya terdampak banjir dan tanah longsor pada akhir November lalu.
Pada skala IV MMI, getaran gempa dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan dapat menyebabkan pintu serta jendela berderik.
Gempa tersebut juga dirasakan di Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen, namun dengan intensitas yang lebih lemah, yaitu pada skala II-III MMI.
Gempa kedua dengan Magnitudo 3,5 terjadi pada pukul 22.22 WIB. Dampak guncangannya mencapai skala III-IV MMI di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Pada skala III MMI, getaran gempa terasa nyata di dalam rumah, seakan ada truk melintas di siang hari.
BMKG mencatat gempa terakhir terjadi pada pukul 22.43 WIB dengan kekuatan M2,6. Gempa ini dirasakan lemah di Bener Meriah saja, yakni pada skala II MMI atau hanya membuat bergoyang benda ringan yang tergantung.
Pusat gempa-gempa ini tergolong dangkal. Gempa pertama berkedalaman 7 kilometer, sedangkan gempa kedua dan ketiga masing-masing 8 dan 6 kilometer. BMKG belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyebab gempa-gempa tersebut.
Informasi dari BPBD Bener Meriah menyebutkan bahwa seluruh gempa berlokasi di sekitar Gunung Burni Telong. Gunung api tersebut saat ini berstatus Waspada dan tidak menunjukkan tanda-tanda terpengaruh langsung oleh rentetan gempa.