Rizky Ridho Ungkap Kekecewaan Usai Persija Kalah dari Persib

Jakarta – Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung setia tim, The Jakmania, setelah Persija dipastikan gagal meraih gelar juara Super League 2025/2026. Hasil minor pada pekan ke-32 saat menghadapi Persib Bandung membuat Macan Kemayoran harus puas mengunci posisi ketiga di papan klasemen.

Kekalahan dalam laga sarat gengsi tersebut menutup peluang Persija untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini, meski masih menyisakan dua pertandingan. Rizky Ridho mengakui bahwa hasil akhir ini jauh dari target yang ditetapkan manajemen dan pemain di awal musim.

“Posisi di akhir klasemen ini jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan. Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, The Jakmania,” ujar Rizky Ridho melalui pernyataan resmi di akun Instagram pribadinya.

Bek berusia 24 tahun tersebut menyebut pertandingan melawan Persib sebagai laga kunci yang sangat menentukan. Ia juga menanggapi insiden panas yang terjadi seusai pertandingan. Menurutnya, tensi tinggi merupakan hal wajar dalam sebuah laga rivalitas, dan para pemain siap menerima konsekuensi atas segala insiden yang terjadi di lapangan.

“Pekan ke-32 kemarin merupakan pertandingan kunci. Insiden kecil yang terjadi setelah pertandingan menimbulkan berbagai tafsir. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai, dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya,” jelasnya.

Meski musim ini dipastikan tidak berakhir dengan trofi, Ridho menegaskan bahwa timnya akan berjuang maksimal pada dua laga tersisa. Setelah kompetisi berakhir, evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai langkah pembenahan untuk masa depan Persija yang lebih baik.

“Kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik. Setelah itu, akan dilakukan evaluasi dan pembenahan pada seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk memberikan hasil yang lebih baik lagi bagi Persija,” pungkasnya.

Rekomendasi