Danantara Siapkan Denera Melantai di Bursa Lewat Proyek Rp90 Triliun

Jakarta – Danantara Indonesia menargetkan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) untuk melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada pengujung 2028. Langkah ini akan dilakukan setelah seluruh proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang dikelola perusahaan mulai mencetak arus kas.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa pihaknya memiliki keinginan kuat untuk membawa Denera menjadi perusahaan terbuka. Hal tersebut disampaikan dalam acara Investor Relations Forum 2026, Rabu (13/5).

Denera diproyeksikan akan menaungi 33 proyek waste to energy (WTE) dengan nilai investasi mencapai hampir USD 5 miliar atau setara Rp 85 triliun hingga Rp 90 triliun.

Dalam waktu dekat, Danantara bersama pemerintah akan merilis proyek PSEL tahap kedua yang disertai dengan penandatanganan perjanjian jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA). Pandu menargetkan pengerjaan proyek tersebut mulai berjalan pada pekan pertama Juni 2026 setelah proses PPA rampung.

Pada tahap pengembangan selanjutnya, Danantara berencana meningkatkan kepemilikan saham di Denera menjadi minimal 51 persen. Pengembangan proyek ini dilakukan dengan menggandeng mitra lokal maupun asing guna mempercepat penanganan masalah sampah nasional.

Pandu optimistis Denera memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi salah satu perusahaan waste to energy terbesar di dunia. Ia juga meyakini kehadiran Denera di pasar saham nantinya dapat memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia.

Denera sendiri resmi berdiri pada 1 April 2026 sebagai perusahaan induk bagi seluruh Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) PSEL. Setiap BUPP nantinya akan dibentuk melalui kolaborasi antara Denera dan konsorsium mitra terpilih.

Pembentukan Denera merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 mengenai pengolahan sampah perkotaan menjadi energi terbarukan. Kebijakan ini sekaligus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan kota yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.

Rekomendasi