Anwar Abbas Imbau Kritik Pandji Tak Diproses Hukum

Jakarta – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyatakan bahwa kritikan komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan “Mens Rea” tidak seharusnya berujung pada pelaporan hukum. Menurutnya, masih ada cara yang lebih elegan untuk merespons kritik, seperti dialog dan silaturahmi.

Anwar Abbas menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan kritik dan Muhammadiyah harus terbuka terhadapnya. Ia meminta seluruh jajaran Muhammadiyah untuk melakukan introspeksi diri jika mendapat kritikan.

“Kita harus berlapang dada jika dikritik karena lewat kritik kita bisa bercermin apakah kita sudah berbuat baik dan benar atau belum,” ujarnya, Selasa (9/1/2026).

Anwar menambahkan, jika Muhammadiyah telah berbuat baik dan benar, maka keberadaannya harus bermanfaat bagi orang lain. Sebaliknya, jika belum, Muhammadiyah harus mengevaluasi penyebabnya. Ia mendorong agar Muhammadiyah terus berupaya menjadikan kehadirannya lebih berarti dan bermakna.

“Usaha untuk menjadi baik dan benar ini bagi Muhammadiyah harus dilihat sebagai tugas suci,” tegas Anwar.

Sebelumnya, Pandji dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait materi stand-up comedy “Mens Rea” yang viral. Laporan tersebut teregister dengan nomor STTLP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pelapor mengatasnamakan diri sebagai Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budhi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut. Pandji dilaporkan atas dugaan penghasutan di muka umum dan penistaan agama terkait pernyataan dalam acara “Mens Rea”.

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menilai materi stand-up Pandji telah mencemarkan nama baik organisasi Islam, khususnya NU dan Muhammadiyah, dengan menuduh keduanya terlibat politik praktis demi imbalan tambang.

Namun, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla, menegaskan bahwa Angkatan Muda Nahdlatul Ulama bukanlah bagian dari organisasinya. Ia menyatakan tidak ada lembaga, badan otonom NU, maupun perkumpulan NU yang bernama Angkatan Muda NU.

Rekomendasi