

Hambalang – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan kaderisasi calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masa depan melalui program Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kedaulatan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran pemimpin masa depan bagi keberlangsungan negara. Program ini dirancang khusus untuk mencetak figur pemimpin BUMN yang memiliki integritas tinggi serta pemikiran strategis.
“Program yang dirancang langsung oleh Presiden tersebut dipersiapkan untuk membentuk calon-calon pemimpin BUMN di masa mendatang,” ujar Teddy dalam keterangan resminya, Minggu (25/5).
Sebanyak 400 peserta terpilih mengikuti angkatan pertama program ini. PFLP bertujuan mewujudkan tata kelola BUMN yang lebih baik dengan memadukan kapasitas intelektual dan karakter yang kuat.
Pendidikan dalam program ini akan berlangsung selama sembilan bulan yang terbagi dalam tiga tahapan. Tahap pertama difokuskan pada pembentukan karakter dan kedisiplinan selama tiga bulan.
Selanjutnya, peserta akan menjalani penguatan kapasitas manajerial serta pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan. Pada tahap akhir, para peserta mengikuti program magang selama dua bulan di berbagai kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN untuk memperoleh pengalaman praktis dalam tata kelola pemerintahan dan korporasi.
Teddy menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin BUMN yang profesional dan mampu menjawab tantangan dinamika global di masa depan.