

Jakarta – Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami penurunan pada Selasa (2/6). Harga emas Antam turun sebesar Rp 25.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp 2.799.000 menjadi Rp 2.774.000 per gram.
Sejalan dengan penurunan harga emas, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga terpangkas Rp 25.000 per gram. Saat ini, harga buyback berada di level Rp 2.584.000 per gram, turun dari sebelumnya Rp 2.609.000 per gram.
Dengan penetapan harga tersebut, selisih atau spread antara harga beli dan harga buyback hari ini mencapai Rp 190.000 per gram. Mengingat besarnya selisih harga tersebut, emas dinilai lebih cocok untuk instrumen investasi jangka panjang agar investor dapat menutup selisih biaya dan meraih keuntungan.
Berikut adalah rincian potensi untung dan rugi investasi emas berdasarkan waktu pembelian:
Membeli pada 26 Mei 2026 (Rp 2.798.000 per gram) = -7,65% (rugi)
Membeli pada 02 Mei 2026 (Rp 2.796.000 per gram) = -7,58% (rugi)
Membeli pada 02 Maret 2026 (Rp 3.135.000 per gram) = -17,58% (rugi)
Membeli pada 02 Desember 2025 (Rp 2.425.000 per gram) = 6,56% (untung)
Membeli pada 02 September 2025 (Rp 2.009.000 per gram) = 28,62% (untung)
Membeli pada 02 Juni 2025 (Rp 1.905.000 per gram) = 35,64% (untung)
Membeli pada 02 Maret 2025 (Rp 1.672.000 per gram) = 54,55% (untung)
Membeli pada 02 Desember 2024 (Rp 1.509.000 per gram) = 71,24% (untung)
Membeli pada 02 September 2024 (Rp 1.401.000 per gram) = 84,44% (untung)
Antam menerapkan dua jenis harga dalam produksinya, yakni harga jual saat konsumen membeli emas dari gerai dan harga buyback saat menjual kembali emas tersebut ke gerai Logam Mulia. Sebagai contoh, jika investor membeli emas pagi ini seharga Rp 2.774.000 per gram, maka saat dijual kembali pada hari yang sama, emas tersebut hanya dihargai Rp 2.584.000 per gram.
Investor disarankan untuk mencermati perbedaan kedua harga tersebut dengan saksama. Kelalaian dalam memperhitungkan selisih harga jual dan beli dapat menyebabkan kesalahan dalam kalkulasi potensi keuntungan maupun kerugian investasi emas batangan.