

Jakarta – Harga emas mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi. Berdasarkan data Bloomberg pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman Agustus 2026 di Commodity Exchange berada di posisi US$ 4.513,40 per ons troi atau turun 0,14% dari penutupan sebelumnya di level US$ 4.519,90 per ons troi.
Pelemahan harga emas ini dipicu oleh rilis data pekerjaan Amerika Serikat yang memperkuat spekulasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Biro Statistik Ketenagakerjaan AS mencatat bahwa lowongan kerja di Negeri Paman Sam pada April melonjak hingga mencapai level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Di saat yang sama, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) dilaporkan mengalami penurunan.
Selain faktor data tenaga kerja, para pelaku pasar kini tengah memantau perkembangan negosiasi perdamaian antara AS dan Iran. Ketegangan geopolitik tersebut sebelumnya memicu kekhawatiran terkait terganggunya pasokan energi global yang berdampak pada laju inflasi.
Dengan koreksi terbaru ini, harga emas tercatat telah mengalami penurunan sebesar 15% sejak akhir Februari 2026.