

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona merah pada Jumat (14/10/2025).
IHSG terkoreksi tipis 1,56 poin atau 0,02 persen, berakhir di level 8.370,43.
Sempat dibuka menguat dan melampaui level psikologis 8.417,13, yang menjadi nilai tertinggi hari ini, IHSG kemudian berbalik arah.
Pada sesi kedua, tekanan jual terus berlanjut hingga IHSG parkir di zona merah.
Data perdagangan menunjukkan 221 saham menguat, sementara 458 saham melemah. Sebanyak 136 saham stagnan.
Total transaksi hari ini mencapai Rp 20,86 triliun dengan volume 45,30 miliar saham.
Saham-saham yang menjadi pemberat (top losers) IHSG antara lain Sumber Energi Andalan (ITMA) yang anjlok 14,99 persen ke level 1.475, Tira Austenite (TIRA) turun 14,91 persen ke level 1.570, dan Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) merosot 14,90 persen ke level 2.570.
Sementara itu, saham-saham yang menjadi pendorong (top gainers) indeks adalah Lion Metal Works (LION) yang melonjak 25 persen ke level 520, Cahayasakti Investindo Sukses (CSIS) naik 24,85 persen ke level 412, dan Guna Timur Raya (TRUK) menguat 24,75 persen ke level 494.
Bursa regional juga mayoritas berada di zona merah. Indeks Strait Times turun 0,65 persen (29,84 poin) ke level 4.546,07. Shanghai Composite melemah 0,97 persen (38,33 poin) ke level 3.990,49. Indeks Nikkei juga tertekan, turun 1,76 persen (904,83 poin) ke level 50.377. Sementara itu, Hang Seng menguat 1,82 persen (491,53 poin) ke level 26.581,50.