Purbaya Angkat Bicara Terkait Isu Pengunduran Diri Menkeu

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah tegas isu mengenai pengunduran dirinya dari jabatan menteri. Purbaya menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Isu tersebut muncul setelah Purbaya menghadiri Rapat Paripurna DPR RI terkait revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) serta agenda penyampaian pandangan fraksi terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).

Dalam kesempatan itu, Purbaya memastikan kondisi fiskal Indonesia dalam keadaan aman. Ia menyebutkan bahwa realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 mencatatkan defisit di level 0,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Selain itu, penerimaan pajak tumbuh sebesar 22 persen secara tahunan (year on year).

Fiskal kita bagus dan pada dasarnya aman, ujar Purbaya. Ia menambahkan bahwa penjelasan lebih rinci mengenai kondisi APBN akan disampaikan dalam laporan APBN KiTa.

Terkait agenda kerjanya, Purbaya mengungkapkan bahwa ia baru saja melakukan pertemuan dengan lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings pada Rabu (3/6). Pertemuan tersebut bertujuan memaparkan fundamental ekonomi dan kondisi fiskal Indonesia kepada pihak pemeringkat.

Menurut Purbaya, penjelasan tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemerintah agar lembaga internasional memahami fondasi ekonomi Indonesia.

Kami jelaskan posisi kita semaksimal mungkin agar mereka mengerti fondasi ekonomi kita seperti apa, tuturnya.

Pihak S&P Global Ratings kini akan mendiskusikan informasi yang telah dipaparkan pemerintah bersama tim internal mereka untuk langkah selanjutnya.

Rekomendasi