Sembilan Relawan Global Sumud Flotilla Asal Indonesia Kembali Pulang

Tangerang – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan oleh otoritas Israel akhirnya tiba di tanah air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu (24/5) sore. Kesembilan WNI tersebut merupakan aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang ditahan saat menjalankan misi bantuan ke Jalur Gaza.

Kepulangan mereka difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI setelah melalui proses evakuasi panjang. Para WNI diterbangkan dari Istanbul, Turki, menuju Dubai menggunakan maskapai Emirates pada Sabtu (23/5), sebelum melanjutkan perjalanan ke Jakarta dan mendarat pada pukul 15.30 WIB.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, hadir secara langsung di bandara untuk menyambut kedatangan para relawan tersebut. Ia memastikan seluruh warga negara Indonesia dalam kondisi selamat setelah melalui proses pembebasan yang melibatkan koordinasi diplomatik intensif.

Koordinasi lintas negara
Menlu Sugiono menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam pembebasan tersebut, termasuk Presiden RI, DPR RI, serta pemerintah negara sahabat seperti Turkiye, Yordania, dan Mesir.

“Hari ini kita menyambut kedatangan teman-teman aktivis kemanusiaan yang sempat ditahan oleh militer Israel. Pemerintah telah memastikan bahwa mereka semua dalam kondisi selamat dan aman,” ujar Sugiono dalam konferensi pers di lokasi penjemputan.

Kecam tindakan Israel
Dalam kesempatan itu, Menlu Sugiono kembali melayangkan kecaman keras terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan personel Israel saat menyergap kapal konvoi GSF 2.0. Menurutnya, penyiksaan terhadap aktivis sipil yang membawa bantuan kemanusiaan merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional.

“Indonesia mengecam perlakuan Israel kepada saudara-saudara kita. Aksi tersebut tidak manusiawi dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan serta hukum internasional,” tegasnya.

Sebelum dipulangkan ke Indonesia, seluruh relawan GSF dari berbagai negara telah dideportasi dari wilayah Israel ke Turki. Di Istanbul, para WNI sempat menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan lanjutan sebelum akhirnya diterbangkan kembali ke tanah air.

Rekomendasi